NEWS
Lokakarya Implementasi SPMI
Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) adalah kegiatan sistemik penjaminan mutu pendidikan tinggi oleh perguruan tinggi secara otonom untuk mengendalikan dan meningkatkan penyelenggaraan pendidikan tinggi secara berencana dan berkelanjutan. Kegiatan Lokakarya ini diselenggarakan di Swiss BelInn Hotel Solo selama 2 hari yaitu tanggal 4-5 Juli 2018. Sebagai penyelenggara lokakarya ini adalah Politeknis Negeri Semarang yang diikuti oleh perguruan tinggi yang ada di Jawa Tengah. Dengan adanya SPMI diharapkan perguruan tinggi dapat menjalanan fungsinya sebagai lembaga pendidikan yang menghasilkan lulusan dengan standart nasional/internasional yang mempunyai pola sikap, pola pikir dan pola perilaku yang memiliki budaya mutu.
Forum Group Discussion (FGD) Akparta Surakarta
FGD (Forum Group Discussion) Dalam rangka sinkronisasi dan penguatan kurikulum untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa Akademi Pariwisata Widya Nusantara Surakarta. Dalam kegiatan tersebut hadir Ketua PHRI Surakarta, Dinas Pariwisata Surakarta, ASITA Surakarta, ICA, IHKA, HPI, Travel Agent, GM Hotel dll. Dari kegiatan tersebut diharapkan kurikulum yg di kembangkan di Akparta Surakarta bisa memberikan penguatan kompetensi thd mahasiswa sesuai kebutuhan dunia industri.
Bimtek Implementasi PIN dan SIVIL
Bimbingan teknis implementasi Penomoran Ijazah Nasional (PIN) dan Sistem Verifikasi Ijazah Secara Elektronik (SIVIL) dilakukakan oleh Kopertis WIlayah VI Jawa Tengah yang diikuti oleh Perguruan Tinggi Swasta yang tergabung dalam Kopertis Wilayah VI. Bimtek angkatan ke-2 yang diikuti 49 Perguruan Tinggi Swasta PTS Wilayah VI ini diselenggarakan selama 2 hari tanggal 22-23 Maret 2018 di Hotel Alana Solo. Penomoran Ijazah Nasional Perguruan Tinggi kedepan seluruh perguruan tinggi baik negeri maupun swasta akan mendapatkan nomor ijazah secara nasional yang akan diberikan oleh Kemenristek Dikti. Teknisnya perguruan tinggi mengajukan nomor ijazah bagi mahasiswa yang sudah memenuhi capaian SKS, untuk selanjutnya bagi mahasiswa yang diajukan apabila sudah betul-betul lulus sesuai pencapaian SKS yang ditentuakan akan mendapat nomor ijazah secara nasional. Maksud dari pemberian nomor ijazah secara nasional ini adalah untuk menghindari terjadinya pemalsuan ijazah oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Selain itu bahwa mahasiswa yang lulus dari perguruan tinggi juga terdata di data base perguruan tinggi, sehingga bisa dicek secara langsung oleh mahasiswa secara online.
Akparta Surakarta Peduli Bencana
Mahasiswa Akparta Surakarta peduli bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Pacitan. Sebagai bentuk kepedulian kepada sesama yang mengalami musibah, mahasiswa Akparta Surakarta menyerahkan bantuan kepada warga Pacitan yang terkena dampak bencana banjir dan tanah longsor. Bencana banjir dan tanah longsor yang menimpa kota Pacitan beberapa waktu yang lalu menyisakan kepedihan yang mendalam. Banjir bandang yang menenggelamkan kota Pacitan tersebut menurut masyarakat Pacitan merupakan yang terbesar sepanjang sejarah. Selain banjir yang sangat besar melanda kota Pacitan yang disebabkan beberapa titik tanggul sungai Grindulu jebol juga terjadi tanah longsor yang tersebar dibeberapa Kecamatan di Kabupaten Pacitan. Karena Kabupaten Pacitan merupakan daerah pegunungan sehingga banyak daerah yang longsor akibat hujan deras selama beberapa hari. Menurut TribunNews.com kurban banjir dan tanah longsor yang meninggal sebanyak 25 orang dengan rincian 6 orang kurban terseret banjir dan 19 orang kurban tertimbun tanah longsor.
Wisuda Akparta
Mahasiswa Akparta Surakarta meluapkan kegembiraannya setelah 3 tahun mengikuti studi di kampus Akparta Surakarta. Wisuda program diploma 3 Akparta dilaksanakan tanggal 11 November 2017 diselenggarakan di Hotel Lor In Solo. Dalam acara senat terbuka dengan acara tunggal wisuda tersebut mahasiswa terbaik masing-masing Program Studi diraih oleh Julia Mardaningsih Prodi Perhotelan dengan IPK : 3,75 dan Dani Supriati Prodi Bina Wisata dengan IPK : 3,63. Mahasiswa merasa bangga setelah menyelesaikan studi di Akparta Surakarta karena setelah lulus bahkan mahasiswa masih studi tingkat akhir saja sudah bekerja.